ARTICLE



SELESAIKAN BERBAGAI PEKERJAAN DENGAN CLOUD

11 May 2020 by Marketing Cloudraya

Layanan cloud didesain untuk menyediakan akses yang mudah dan scalable bagi user untuk menggunakan aplikasi, sumber daya, serta seluruh layanan cloud. Penyediaan dan pengaturan infrastruktur layanan cloud dikelola sepenuhnya oleh penyedia layanan cloud. Layanan cloud adalah layanan yang sangat mudah digunakan oleh user, karena user tinggal menggunakan platform yang telah tersedia. Kemudian jika ada panel cloud untuk mengakses layanan tertentu, panel-panel cloud ini didesain sangat mudah dioperasikan bahkan oleh user yang tidak begitu paham mengenai hal teknis seputar IT sekalipun. Jadi memang teknologi cloud computing didesain untuk kemudahan pekerjaan manusia.


Cloud dapat dimanfaatkan untuk menyelesaikan banyak hal terkait operasional sebuah perusahaan. Penggunaan layanan cloud juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing perusahaan yang tentunya berbeda satu sama lain.


Apa Saja yang Bisa Dilakukan Cloud?

Cloud dapat membantu modernisasi beban kerja pada infrastruktur. Tentunya dengan menggunakan layanan Cloud, proses migrasi cloud lebih cepat, mudah, dan aman dilakukan. Cloud memiliki solusi infrastruktur cloud untuk SAP, VMware, Windows, migrasi pusat data, dan beban kerja perusahaan lainnya.

Cloud dapat melindungi data dengan keamanan yang berlapis-lapis. Infrastruktur cloud di desain dengan sangat aman sehingga mampu melindungi data, aplikasi, serta penggunaan cloud. Cloud juga telah dilengkapi dengan sistem deteksi anti-malware/ancaman yang sangat canggih dan menggunakan teknologi terbaru.

Cloud dapat membantu mengambil keputusan berdasarkan olah data analitik yang cerdas. Dengan data analitik yang dihimpun dari olah data cloud yang sangat sistematis, Anda dapat menemukan informasi berharga yang dapat ditindaklanjuti berdasarkan data-data tersebut.

Karakteristik Layanan Cloud

Salah satu karakteristik yang paling identik dari layanan cloud ini adalah sifatnya yang dinamis. Layanan cloud dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penggunanya. Mulai bisnis startup atau dengan skala kecil maupun bisnis skala besar, layanan cloud dapat disesuaikan dengan kebutuhan, sehingga perusahaan bisa pay as use. Sebuah perusahaan tidak perlu mengeluarkan budget tambahan untuk penyediaan infrastruktur hardware dan software, serta tidak perlu memikirkan tentang penyediaan tim IT yang dapat menghandle dan mengelola layanan cloud. Semua hal yang berkaitan dengan hardware, software, tim IT, dan managed cloud, bahkan cloud storage, dapat dipercayakan pada provider penyedia layanan cloud.

Beberapa contoh layanan cloud yang dapat dimanfaatkan untuk bisnis diantaranya adalah cloud storage, cloud backup, private business email, cloud hosting website, kolaborasi dokumen, pemrosesan basis data, layanan automation, meeting schedule reminder, dukungan teknis, dan lain sebagainya.

Pembagian dan Jenis Biaya Cloud

Ada beberapa jenis layanan cloud yang dapat ditawarkan oleh penyedia cloud, yaitu Platform as a Service (PaaS), Software as a Service (SaaS), serta Infrastructure as a Service (SaaS). Masing-masing layanan ini tentunya berbeda baik dalam hal target/tujuan layanan, pengoperasian, hingga biayanya. Berikut ini adalah beberapa pembagian dalam skema cloud cost :

  • On demand pricing / pay per use. Harga atau biaya cloud yang dikeluarkan besarnya disesuaikan dengan penggunaan atau permintaan user.
  • Time-based pricing. Penetapan harga berdasarkan berapa lama suatu layanan digunakan.
  • Volume based pricing. Penetapan harga berdasarkan volume metrik.
  • Flat rate. Tarif tetap untuk jumlah waktu tertentu.
  • Priority pricing. Layanan diberi label dan diberi harga sesuai dengan prioritas user pengguna layanan cloud.
  • Usage-based pricing. Harga berdasarkan penggunaan umum dari layanan cloud untuk jangka waktu tertentu, misalnya satu bulan.
  • Location-based pricing. Berdasarkan pada titik akses pengguna.
  • Service type. Berdasarkan penggunaan layanan.
  • Free of charge. Gratis atau tidak ada biaya yang dikenakan untuk layanan cloud yang digunakan.
  • Pre-paid payment. Pembayaran layanan cloud dilakukan di awal.
  • Post-paid payment. Pembayaran layanan cloud dilakukan setelah menggunakan layanan.
  • Periodical payment. Pembayaran dari waktu ke waktu untuk total penggunaan layanan cloud.

Server yang Cocok Digunakan untuk Cloud Computing

Cloud terhubung pada suatu server yang bekerja secara online. Supaya terhindar dari resiko downtime akibat server yang kurang mendukung atau tidak memenuhi standar dan kualitas, maka memang sebaiknya perlu diperhatikan mengenai perangkat server yang digunakan. Dalam memilih server cloud perlu mempertimbangkan hal-hal berikut ini :

  1. Memiliki kemampuan virtualisasi
    Virtualisasi merupakan kemampuan untuk menjalankan beberapa server secara virtual di sebuah perangkat server utama. Server Virtual dapat dijalankan menggunakan fitur dan aplikasi khusus, misalnya VMWare atau ProxMox. Dengan server virtual, pengguna tidak perlu membeli banyak server untuk menjalankan fungsi server yang berbeda, misalnya server web, server basis data, server FTP, dan lain sebagainya.

  2. Menggunakan arsitektur & komponen server original
    Server cloud computing sebaiknya harus “server original”, yaitu perangkat yang memiliki arsitektur dan komponen server sebenarnya. Hal ini penting dilakukan karena layanan cloud harus mampu bekerja tanpa henti (24/7), mampu membuat permintaan pekerjaan dalam jumlah banyak dan bisa menyimpan dan mengolah data dalam kapasitas besar. Beberapa komponen penting yang harus memiliki teknologi server, seperti Processor, Motherboard, Hardisk dan Power Supply.

  3. Menggunakan server motherboard dengan dual port LAN
    Walau tampak sederhana, tetapi sebuah server original harus menggunakan dual LAN port untuk menginstal protokol internet pada fungsi server yang berbeda. Server “non-original” umumnya menggunakan port LAN tunggal seperti PC desktop.

  4. Memiliki kemampuan scale-out
    Scale-out adalah kemampuan unik sebuah server yang kompatibel dengan perangkat komputer lain. Scale-out adalah fungsi di mana unit server dapat ditambahkan serta digunakan bersama. Jika dianalogikan, mirip seperti pada tahapan membangun rumah, yang ditambah ruangan atau tingkat bangunanannya. Dalam arsitektur server, jumlah server yang dapat dikumpulkan (stack, rackmount atau blade) atau disetujui adalah yang sesuai standar.

Taklukkan tantangan bisnis serta selesaikan dengan cepat berbagai tugas perusahaan dengan dukungan layanan cloud dari Cloud Raya. Anda bebas berkonsultasi terlebih dahulu dengan cloud arsitektur kami yang handal dan profesional di bidangnya. Biarkan tim kami yang menemukan solusi bagi kendala teknis bisnis Anda, khususnya mengenai kebutuhan layanan cloud. Buka website www.cloudraya.com untuk informasi selengkapnya.  

Comments

avatar
  Subscribe  
Notify of

Ready to Make Something Big?

Deploy in Cloud Raya