ARTICLE



CLOUD COMPUTING 101

4 May 2020 by Marketing Cloudraya

Seringkali kita mendengar istilah cloud, cloud computing, sistem cloud, platform berbasis cloud, serta pembahasan mengenai cloud yang lain. Sebenarnya apa yang dimaksud dengan cloud?

Pengenalan pada Teknologi Cloud Computing

Cloud computing jika terjemahkan secara harfiah berarti ‘komputasi awan’. Dalam hal ini yang dimaksud adalah proses komputerisasi sebuah teknologi yang berbasis internet. Sistem cloud computing memungkinkan penggunanya untuk menyimpan dan mengolah data secara virtual. Pengguna juga tidak perlu menyiapkan platform maupun infrastruktur pendukung, melainkan hanya tinggal menggunakan platform-platform yang telah tersedia. Platform ini ada yang gratis (free for use) maupun berbayar. Biasanya versi berbayar ini fitur-fitur yang dapat digunakan lebih banyak dan lebih lengkap.

Sistem cloud computing memungkinkan proses komputerisasi, menjalankan aplikasi, serta menyimpan dan mengolah data secara virtual dengan jaringan internet yang terhubung pada server. Semua data dan informasi yang dimiliki akan tersimpan dalam satu server, serta dapat diakses kapanpun dan dimanapun asalkan terkoneksi dengan jaringan internet.

Cloud computing mengedepankan kenyamanan dan kemudahan bagi para penggunanya. Hal lain yang terpenting adalah, pengguna juga tidak perlu menyiapkan storage berupa harddisk eksternal dengan kapasitas besar untuk media penyimpanan data-data, karena semua data telah tersimpan dalam storage cloud yang dapat di adjust kapasitasnya sesuai kebutuhan. Sistem storage cloud juga beroperasi secara online, sehingga lebih mudah dalam pengambilan data-datanya.

Jenis-Jenis Layanan Cloud Computing

Cloud computing memiliki layanan yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan dari penggunanya. Sebelum menggunakan teknologi cloud, akan lebih baik apabila Anda mengetahui dan memahami terlebih dahulu tentang jenis-jenis cloud, sehingga Anda tahu mana jenis cloud yang terbaik dan cocok digunakan sesuai dengan kebutuhan. Ada 3 jenis layanan cloud yang biasanya paling sering digunakan oleh user. Berikut ini adalah layanan-layan yang digunakan oleh provider penyedia cloud computing :

1.    Infrastructure as a Service (IaaS)
IaaS merupakan sebuah layanan cloud yang “menyewakan” sumberdaya teknologi mendasar, yang meliputi media penyimpanan/storageprocessing power, memory, sistem operasi, kapasitas jaringan dan lain-lain, yang dapat digunakan oleh penyewa untuk menjalankan aplikasi yang dimilikinya. Jika dianalogikan, perumpamaan IaaS ini mirip dengan penyedia layanan Data Center yang menyewakan rak server/colocation, akan tetapi IaaS lebih berfokus ke level mikronya. Sebagian besar pengguna layanan IaaS, tidak mengetahui bagaimana atau teknologi apa yang digunakan oleh provider, namun harus ada jaminan bahwa sistem berjalan dengan aman, lancar, stabil, beroperasi penuh, dan tidak ada kendala.

2.    Platform as a Service (PaaS)
Layanan cloud berbasis PaaS merupakan layanan dari cloud provider yang menyediakan platform-platform siap pakai (ready to use) kepada para penggunanya. Provider penyedia layanan cloud bertanggung jawab untuk membuat platform dengan sistem yang stabil, handal, dan dapat beroperasi dengan sempurna ketika digunakan. Provider cloud juga sebaiknya selalu mengupdate teknologi yang digunakan sehingga dapat mengembangkan aplikasi yang dipakai user. Dalam hal ini, pengguna PaaS tidak memiliki kendali terhadap sumber daya komputasi dasar provider cloud seperti memory, media penyimpanan/storageprocessing power dan infrastruktur lain yang telah disediakan dan diatur oleh provider layanan cloud tersebut.

3.    Software as a Service (SaaS)
Layanan SaaS merupakan layanan cloud yang lebih dulu populer karena SaaS merupakan evolusi dari konsep ASP (Application Service Provider). Sesuai dengan namanya, SaaS memberikan kemudahan bagi para pengguna untuk dapat memanfaatkan sumberdaya perangkat lunak dengan cara berlangganan. Sehingga user tidak perlu mengeluarkan investasi lain, baik untuk in house development maupun dalam hal pembelian lisensi sebuah software. Dengan cara berlangganan, pengguna dapat langsung menggunakan berbagai fitur yang disediakan oleh penyedia layanan. Cukup mudah bukan?

Macam-Macam Jenis Cloud

Cloud computing pada umumnya memiliki 3 model / jenis. Model layanan cloud ini ditujukan untuk penggunaan dengan kepentingan dan skala yang berbeda-beda. 3 jenis layanan cloud tersebut adalah :

  • Public Cloud
    Public cloud merupakan teknologi cloud yang memungkinkan layanannya diakses oleh siapa saja. Penggunaannya pun juga terbuka bagi siapa saja. Layanan public cloud ada versi yang gratis (free for use), dan ada pula yang berbayar. Tentunya layanan cloud dengan beberapa platform yang gratis memiliki fitur dan layanan yang terbatas. Sedangkan versi berbayar, biasanya fiturnya lebih banyak dan lengkap. Beberapa contoh layanan public cloud yang gratis adalah platform dari Google yang meliputi Google Drive, Gmail, dan lain sebagainya. Kemudian masih ada layanan media sosial seperti Facebook dan Instagram dimana pengguna hanya tinggal menggunakan platform yang telah tersedia tersebut. Sedangkan untuk pilihan public cloud yang berbayar, ada beberapa provider yang trusted.

    Public cloud memiliki keuntungan tambahan, dimana Anda tidak perlu mengeluarkan budget lebih untuk maintenance infrastruktur dan platform/aplikasi yang digunakan. Namun ada satu kelemahan public cloud yaitu mengenai keamanan data. Sehingga Anda perlu selektif memilih provider public cloud yang terpercaya demi keamanan data Anda, seperti Wowrack Indonesia yang berkomitmen menjaga data customer dan telah memiliki sertifikasi ISO27001.
  • Private Cloud
    Sesuai dengan namanya, private cloud mengedepankan tentang privasi atau kerahasiaan para penggunanya. Private cloud biasanya digunakan untuk keperluan internal organisasi maupun perusahaan. Saat ini telah banyak perusahaan-perusahaan yang memiliki divisi atau departemen IT maupun support sebagai penyedia layanan platform, infrastruktur, dan aplikasi bagi perusahaannya. Sedangkan divisi-divisi lain akan bertindak sebagai pengguna layanannya.

    Keuntungan menggunakan private cloud adalah keamanan yang sangat terjaga karena semua hal mulai dari infrastruktur hingga maintenance software dan platform yang digunakan, semua dikelola oleh badan atau institusi itu sendiri, bukan pihak luar perusahaan. Namun tantangannya adalah kesiapan waktu dan sumber daya untuk merawat, mengatur, dan menjaga infrastruktur tersebut agar tetap berjalan dengan normal dan lancar.
  • Hybrid Cloud
    Hybrid cloud adalah layanan cloud yang merupakan gabungan dari public cloud dan private cloud. Biasanya hanya institusi atau perusahaan-perusahaan tertentu yang mengaplikasikan layanan hybrid cloud ini. Hal ini biasanya berkaitan dengan hukum dan kerahasiaan data-data klien yang dimiliki, sehingga harus tetap memiliki private cloud sebagai media penyimpanan perusahaan secara rahasia.

Perbedaan Karakteristik Cloud Computing dan Hosting Tradisional

Ada 3 karakteristik utama yang menjadi pembeda antara sistem cloud computing dengan hosting tradisional, yaitu :

  1. Pay per use : Anda hanya akan membayar biaya layanan cloud sesuai dengan kapasitas yang digunakan. Dengan sistem ini, Anda tidak perlu khawatir akan adanya over budget untuk membayar layanan yang tidak Anda pergunakan. Dengan menggunakan layanan cloud, Anda tidak akan membayar lebih dari yang Anda gunakan. Layanan cloud menawarkan efisiensi yang tentu tidak dimiliki oleh layanan hosting tradisional. Dalam layanan hosting tradisional, biasanya biaya yang dikenakan atau harus dibayarkan oleh user dihitung melalui hitungan per menit atau per jam, tergantung dari kebijakan pihak provider layanan hosting tersebut.
  2. Flexible : Layanan cloud lebih efisien dalam hal kemudahan penggunaannya. Dengan sistem cloud, pengguna dapat dengan mudah menyesuaikan kapasitas layanan yang dikehendaki dan dibutuhkan untuk dapat mencukupi kebutuhan pengguna kapanpun, dimanapun, secara mudah, efektih, handal, dan fleksibel.
  3. Fully Managed Service: Melalui sistem cloud, efisiensi juga dapat terlihat dan dirasakan dalam sisi pengerjaan dan pemeliharaan infrastruktur. Teknologi cloud tidak mengharuskan user untuk memiliki server dan perangkat sendiri untuk menyimpan dan mengolah data dan aplikasi. Hal inilah yang mempermudah pengguna teknologi cloud, karena tentunya pemeliharaan dari layanan yang digunakan akan menjadi tanggung jawab dari pihak penyedia layanan cloud tersebut.

Cloud computing merupakan terobosan di era digital. Jika tidak ingin tertinggal dan tetap bersaing secara kompetitif dalam dunia bisnis, maka perusahaan Anda harus mengadopsi layanan-layanan cloud. Namun jika Anda bingung memilih provider cloud yang terpercaya, dan mampu berkomitmen menjaga data-data dan informasi penting Anda selama 24/7, maka Wowrack adalah solusi yang paling tepat. Layanan cloud Wowrack didukung oleh tim support yang ready selama 24/7. Wowrack memiliki pilihan layanan Public Cloud dengan brand Cloud Raya yang mampu mengakomodasi kebutuhan cloud perusahaan Anda. Di tangan profesional tim IT Wowrack, kami selalu siap diandalkan kapan saja Anda butuhkan.

Comments

avatar
  Subscribe  
Notify of

Ready to Make Something Big?

Deploy in Cloud Raya